Senin, 14 April 2014

Bab 2 - Landasan Teori - PENGARUH CYBERCRIME PADA E-COMMERCE DI INDONESIA

BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1  Teori Teknologi Informasi
     Menurut Rainer, Cegielski (2009, p.7) tentang teknologi informasi dapat diartikan bahwa teknologi informasi itu berhubungan dengan alat berbasis komputer yang digunakan orang untuk melakukan suatu pekerjaan dengan menggunakan informasi dan mendukung informasi serta proses informasi yang dibutuhkan oleh suatu organisasi atau perusahaan. Sedangkan menurut Williams, Sawyer (2010, p.4) tentang teknologi informasi dapat diartikan bahwa teknologi informasi adalah sebuah istilah umum yang menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi, menyimpan, berkomunikasi dan menyebarkan informasi.

2.2 Teori Revolusi Internet
      Menurut O’Brein (2005, p.261) tentang revolusi internet yaitu pertumbuhan internet yang sangat pesat adalah fenomena revolusioner dalam komputasi dan telekomunikasi. Internet telah menjadi jaringan yang terbesar dan terpenting pada saat ini dan telah berevolusi menjadi information superhighway global yang artinya jaringan informasi yang dapat dilalui dan diakses diseluruh dunia. Internet semakin meluas seiring dengan banyaknya bisnis, organisasi atau perusahaan, komputer, dan jaringan web.

            2.2.1 Penggunaan Bisnis dari Internet        
Menurut O’Brein (2005, p.263) bahwa penggunaan bisnis dari internet telah meluas dari pertukaran informasi secara elektronik ke aplikasi strategi bisnis. Seperti contoh suatu perusahaan menggunakan teknologi internet untuk melakukan pemasaran secara online, penjualan online, dan sebagainya. Berikut gambaran bagaimana perusahaan menggunakan internet untuk melakukan bisnis.
Gambar 2.1 Contoh bagaimana perusahaan dapat menggunakan internet untuk bisnis
Sumber : O’Brien (2005, p.264)

2.3 Teori E-Commerce
    Menurut Jelassi, Tawfik, Enders, Albrecht (2008, p.4)  E-Commerce lebih spesifik daripada E-Business dan dianggap menjadi hal yang paling akhir. Teori E-Business dan M-Commerce (Mobile Commerce) tidak dibahas lebih lanjut pada paper ini.
Gambar 2.2 E-Business includes E-Commerce and Mobile Commerce
Sumber : Jelassi, Tawfik, Enders, Albrecht (2008, p.5)

            E-Commerce itu sendiri berkaitan dengan fasilitas transaksi, penjualan produk dan layanan online melalui internet atau jaringan telekomunikasi lainnya. E-Commerce merupakan perdagangan elektronik yang menampilkan barang atau jasa yang dijualnya secara digital. E-Commerce meliputi semua langkah-langkah perdagangan seperti : pemasaran online, pemesanan online, pembayaran online, barang dan jasa secara digital dan distribusi online. Aplikasi pada E-Commerce berorientasi pada kegiatan eksternal yang terdapat 2 sisi yaitu :

2.3.1    Buy-Side
            Kegiatan atau proses pembelian kepada para pemasok atau suppliers.

2.3.2    Sell-Side
            Kegiatan atau proses penjualan kepada para pelanggan atau para resellers.

            Sedangkan menurut O’Brien (2005, p.380) menjelaskan bahwa E-Commerce merubah bentuk persaingan, kecepatan bertindak dan perampingan interaksi, produk dan pembayaran dari pelanggan ke perusahaan dan dari perusahaan ke pemasok.

2.3.1 Teknologi E-Commerce
         Menurut O’Brien (2005, p.384)Teknologi yang dibutuhkan untuk E-Commerce adalah sebagian besar teknologi informasi dan teknologi internet. Berikut gambaran yang mengilustrasikan beberapa Teknologi E-Commerce yang dibutuhkan oleh Free Market Inc.

Gambar 2.3 Komponen Teknologi Informasi pada FreeMarkets Inc.
Sumber : O’Brien (2005, p.385)

2.3.2 Bentuk-Bentuk E-Commerce
Bentuk-Bentuk Tipe E-Commerce menurut O’Brien (2005, p.384) adalah sebagai berikut :
2.3.2.1 Business-to-Consumer (B2C)
            B2C ini menjelaskan perusahaan harus mengembangkan pasar elektronik yang menarik untuk menjual berbagai produk dan jasa ke para pelanggan. Contohnya banyak perusahaan menawarkan situs web E-Commerce yang menyediakan pajangan virtual dan katalog multimedia, pemrosesan pesanan interaktif, sistem pembayaran yang aman dan dukungan pelanggan online.

2.3.2.2 Business-to-Business (B2B)
            B2B ini melibatkan pasar E-Business dan hubungan pasar langsung antar perusahaan. Contohnya banyak perusahaan menawarkan situs web yang aman berisi katalok E-Commerce melalui internet atau ekstranet untuk para pelanggan dari perusahaan dan para pemasok.

2.3.2.3 Consumer-to-Consumer (C2C)
            C2C ini menjelaskan tentang keberhasilan besar dari lelang online seperti amazon, eBay, Tokobagus, KaskusFJB,dll yang merupakan tempat para pelanggan  dan juga perusahaan dapat membeli serta menjual ke satu sama lain dalam proses situs web lelang, menjadikan C2C sebuah strategis bisnis E-Commerce yang penting.

2.4       Teori Cybercrime
            Menurut Joshi (2010, p.111) jika dunia maya adalah jenis komunitas atau lingkungan raksasa secara visual yang terdiri dari para pengguna dari berbagai daerah atau dunia, dengan adanya E-Commerce ini tidak mengherankan bahwa adanya Cybercrime. Cybercrime itu sendiri adalah tindakan kejahataan yang dilakukan seseorang yaitu dikenal dengan istilah crackers yang melakukan penyerangan jaringan komputer yang dikenal dengan istilah DOS (Denial of Service) Attacks yang bertujuan untuk melakukan pengrusakan pada sistem dan jaringan komputer dengan cara mengirim data dalam jumlah banyak atau dengan istilah SPAM, dan mengirim code atau virus-virusCybercrime atau Computer Crime terdiri dari rekan kerja, orang dalam, karyawan, pesaing, cracker dan hacker yang menyerang jaringan-jaringan. Umumnya yang melakukan kerusakan dilakukan oleh para cracker.

2.4.1 Pelaku Cybercrime
Sebelum melangkah lebih jauh, hal ini mungkin berguna untuk memberikan catatan singkat tentang berbicara tugas-tugas para pelaku cybercrime :

2.4.1.1 Hackers
Seseorang atau sekelompok yang menggunakan metode illegal untuk mengakses suatu komputer atau jaringan yang bukan merupakan hak aksesnya.

2.4.1.2 Crackers
Seseorang atau sekelompok yang melakukan pengrusakan pada suatu komputer atau jaringan  untuk mendapatkan keuntungan. Contoh : penggunaan kartu kredit secara illegal.

2.4.1.3 Stealers 
Seseorang atau sekelompok yang melakukan pencurian informasi-informasi penting seperti passwords.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar