BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bisnis dan industri cenderung berkembang semakin kompleks dari masa ke masa, baik dari segi proses bisnis yang terjadi, struktur organisasi yang berlaku, hingga ukuran data dan jumlah sumber daya yang terlibat di dalamnya. Begitu juga dengan peranan unsur teknologi dalam mendukung operasi bisnis yang semakin lama semakin besar. Dalam sebuah perencanaan pembuatan proyek sistem informasi, diperlukan berbagai macam komponen yang terlibat didalamnya. Salah satu hal yang sering diabaikan oleh manajer proyek sistem informasi dalam melakukan perencanaan adalah menghitung, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, resiko yang akan terjadi dalam proses pengerjaan.
Sistem informasi, jaringan telekomunikasi, dan basis data misalnya, sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari suatu kelangsungan operasi suatu badan bisnis. Namun tidak hanya itu, ancaman yang berpotensi menganggu berfungsinya unsur-unsur teknologi pendukung bisnis ini pun semakin bervariasi seiring dengan perkembangan zaman. Dalam keadaan darurat yang mungkin ditimbulkan oleh ancaman-ancaman tersebut, pengambilan keputusan yang tepat sangatlah penting untuk kelangsungan perusahaan. Apa yang harus dilakukan pertama? Bagaimana cara melakukannya? Siapa yang harus diberitahu terlebih dahulu? Keputusan yang diambil perusahaan terhadap pertanyaan-pertanyaan seperti tentunya akan sangat berpengaruh terhadap dapat tidaknya perusahaan tersebut kembali memegang kontrol dalam keadaan darurat.
Menghindari kerugian karena ancaman-ancaman apapun yang datang, akan lebih mudah jika perusahaan memiliki rencana pemulihan. Rencana ini dapat berupa runtutan tahapan yang harus dilakukan jika suatu keadaan darurat terjadi. Rencana yang tersusun dengan baik akan sangat membantu perusahaan dalam melewati keadaan darurat dan kembali menjalankan fungsinya, namun jika rencana yang digunakan sebagai pegangan ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan sebenarnya, maka yang terjadi kemungkinan besar justru merupakan kebalikannya. Proses penyusunan rencana pemulihan ini disebut Disaster Recovery Planning. Lebih lengkapnya, Disaster Recovery Plan adalah sekumpulan aksi dan proses yang mendefinisikan rangkaian prosedur yang harus dilakukan suatu perusahaan, saat terjadi keadaan darurat, untuk memastikan tercapainya suatu kondisi pulih dalam waktu yang ditentukan sehingga perusahaan tersebut mampu melanjutkan fungsinya dengan kerugian minimal.
1.2 Ruang Lingkup
Dalam paper ini, kita akan membahas beberapa poin, yaitu:
A. Jenis-Jenis Disaster
Kita dapat mengetahui apa saja jenis disaster yang akan menghadang kita tiba-tiba.
B. Dampak Disaster Dalam Dunia Teknologi
Kita dapat melihat apa saja dampak disaster yang terjadi kepada dunia teknologi.
C. Penerapan Disaster Recovery Plan
Kita bisa menerapkan disaster recovery plan untuk dapat di-apply langsung ketika disaster sudah terjadi.
D. Contoh Disaster Recovery Plan Pada Perusahaan
Kita bisa melihat contoh-contoh disaster recovery plan yang terjadi ketika sebuah perusahaan terkena dampak dari disaster.
1.3 Metodologi Penulisan
Metodologi yang digunakan dalam penulisan paper ini, antara lain adalah Studi Kepustakaan dan Metode Survei.
1.3.1 Studi Kepustakaan
Kami melakukan pencarian buku-buku, majalah, artikel, ataupun jurnal ilmiah dalam membuat paper ini.
1.4 Tujuan & Manfaat
Tujuan penulisan paper ini:
1.Mengetahui pengertian-pengertian disaster dari para ahli,
2.Mengetahui pengertian-pengertian disaster recovery plan dari pada ahli,
3.Mengetahui jenis-jenis disaster,
4.Mengetahui pentingnya disaster recovery plan dewasa ini.
Manfaat penulisan paper ini:
1.Dapat mengetahui secara jelas apa itu disaster,
2.Dapat mengetahui secara mendalam tentang disaster recovery plan,
3.Dapat memilah-milah jenis disaster,
4.Dapat menerapkan disaster recovery plan.
1.5 Sistematika Penulisan
-BAB 1: PENDAHULUAN
Pada bab ini dijelaskan apa saja latar belakang penulisan paper ini, ruang lingkup, serta tujuan dan manfaat dari penulisan paper ini.
-BAB 2: LANDASAN TEORI
Pada bab ini dijelaskan teori-teori apa saja yang mendukung penulisan paper ini.
-BAB 3: PEMBAHASAN
Pada bab ini dijelaskan tentang penjabaran dari ruang lingkup paper ini, yakni jenis-jenis disaster, dampak disaster kepada teknologi, penerapan disaster recovery plan dan contoh penerapannya pada perusahaan yang terkena dampak disaster.
-BAB 4: PENUTUP
Pada bab ini kami akan memberikan saran dan simpulan atas penulisan paper ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar