Minggu, 18 Mei 2014

BAB 4 - Penutup - Editorial System : Percetakan Jarak Jauh Pada Perusahaan Surat Kabar

BAB 4
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Perkembangan teknologi informasi yang terus berkembang tentu akan membantu kegiatan pada perusahaan surat kabar atau koran dalam melakukan produksi yang dahulu dilakukan secara manual, kini dapat dilakukan dengan otomatis dan lebih efisien. Kebutuhan masyarakat akan surat kabar atau koran yang dimana masyarakat tersebut berada di daerah-daerah yang tersebar, seperti di medan, bandung, bali, makassar dan sebagainya, hal ini merupakan tantangan terbesar perusahaan surat kabar atau koran untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dari daerah-daerah tersebut. Tentu ini sangat menyulitkan bagi pihak perusahaan dalam proses produksi dan pengiriman surat kabar atau koran tersebut agar sampai ke tangan masyarakat secara real-time atau dengan waktu yang bersamaan pada seluruh daerah.
Dengan adanya sistem cetak jarak jauh ini dapat membantu perusahaan surat kabar atau koran untuk melakukan produksi diberbagai daerah dan proses produksi tersebut dilakukan secara real-time atau dengan waktu yang bersamaan, sehingga surat kabar atau koran tersebut dapat sampai ke tangan masyarakat dengan waktu yang tepat. Selain itu, masyarakat juga merasa puas karena surat kabar atau koran ini selalu muncul informasi terbaru setiap harinya dan tentu informasi dari berita yang disajikan dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, seperti contoh : informasi tentang kondisi perekonomian, lapangan pekerjaan, kurs mata uang asing, saham, jual-beli furniture, kendaraan, dan sebagainya.

4.2 Saran
Berikut beberapa saran yang dapat diberikan adalah :
1.      User atau pengguna sistem harus menggunakan dan memanfaatkan sistem tersebut dengan baik dan benar, sehingga dapat mengurangi masalah kerusakan pada sistem akibat human error.

2.      Melakukan pengecekan dan perawatan pada sistem cetak jarak jauh agar transfer materi dapat dilakukan dengan baik dan selain sistem cetak jarak jauh, perlu juga pada mesin percetakan untuk dilakukan pengecekan dan perawatan secara berkala karena terkadang mesin tersebut rusak karena ada bagian mesin yang patah.

3.   Memberikan pelatihan pada staf-staf tentang pembuatan layout yang sesuai dan pas dengan plat, proses pelipatan plat dan pembuatan lubang pada plat dan pelatihan secara mekanikal yaitu melakukan perbaikan pada mesin percetakan jika terjadinya masalah seperti as copy yang patah, sehingga para staf memiliki skill lebih dan sewaktu-waktu jika terjadinya emergency, para staf dapat memperbaiki mesin percetakan yang rusak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar