BAB 4
PENUTUP
4.1
Kesimpulan
Perkembangan
teknologi informasi yang terus berkembang tentu akan membantu kegiatan pada
perusahaan surat kabar atau koran dalam melakukan produksi yang dahulu
dilakukan secara manual, kini dapat
dilakukan dengan otomatis dan lebih efisien. Kebutuhan masyarakat akan surat
kabar atau koran yang dimana masyarakat tersebut berada di daerah-daerah yang
tersebar, seperti di medan, bandung, bali, makassar dan sebagainya, hal ini
merupakan tantangan terbesar perusahaan surat kabar atau koran untuk dapat
memenuhi kebutuhan masyarakat dari daerah-daerah tersebut. Tentu ini sangat
menyulitkan bagi pihak perusahaan dalam proses produksi dan pengiriman surat
kabar atau koran tersebut agar sampai ke tangan masyarakat secara real-time atau dengan waktu yang
bersamaan pada seluruh daerah.
Dengan adanya sistem
cetak jarak jauh ini dapat membantu perusahaan surat kabar atau koran untuk
melakukan produksi diberbagai daerah dan proses produksi tersebut dilakukan
secara real-time atau dengan waktu
yang bersamaan, sehingga surat kabar atau koran tersebut dapat sampai ke tangan
masyarakat dengan waktu yang tepat. Selain itu, masyarakat juga merasa puas
karena surat kabar atau koran ini selalu muncul informasi terbaru setiap
harinya dan tentu informasi dari berita yang disajikan dapat bermanfaat bagi
kehidupan masyarakat, seperti contoh : informasi tentang kondisi perekonomian,
lapangan pekerjaan, kurs mata uang
asing, saham, jual-beli furniture,
kendaraan, dan sebagainya.
4.2 Saran
Berikut beberapa saran yang dapat diberikan adalah :
1.
User atau pengguna sistem harus menggunakan dan
memanfaatkan sistem tersebut dengan baik dan benar, sehingga dapat mengurangi
masalah kerusakan pada sistem akibat human
error.
2.
Melakukan pengecekan dan perawatan pada sistem cetak
jarak jauh agar transfer materi dapat dilakukan dengan baik dan selain sistem
cetak jarak jauh, perlu juga pada mesin percetakan untuk dilakukan pengecekan
dan perawatan secara berkala karena terkadang mesin tersebut rusak karena ada
bagian mesin yang patah.
3. Memberikan pelatihan pada staf-staf tentang pembuatan layout yang sesuai dan pas dengan plat, proses pelipatan plat dan pembuatan lubang pada plat dan pelatihan secara mekanikal yaitu melakukan perbaikan pada mesin percetakan jika terjadinya masalah seperti as copy yang patah, sehingga para staf memiliki skill lebih dan sewaktu-waktu jika terjadinya emergency, para staf dapat memperbaiki mesin percetakan yang rusak.
3. Memberikan pelatihan pada staf-staf tentang pembuatan layout yang sesuai dan pas dengan plat, proses pelipatan plat dan pembuatan lubang pada plat dan pelatihan secara mekanikal yaitu melakukan perbaikan pada mesin percetakan jika terjadinya masalah seperti as copy yang patah, sehingga para staf memiliki skill lebih dan sewaktu-waktu jika terjadinya emergency, para staf dapat memperbaiki mesin percetakan yang rusak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar