Minggu, 18 Mei 2014

BAB 3 - Pembahasan - Editorial System : Percetakan Jarak Jauh Pada Perusahaan Surat Kabar

BAB 3
PEMBAHASAN


3.1   Keuntungan Menggunakan Sistem Cetak Jarak Jauh
Sistem Cetak Jarak Jauh (SCJJ) adalah suatu sistem yang secara otomatis mengirimkan materi berupa data ke pihak percetakan untuk dilakukannya produksi percetakan dari materi yang didapat. Terdapat beberapa keuntungan jika perusahaan menggunakan sistem cetak jarak jauh menurut IBM, yaitu :
1)      Output queue placement
Kumpulan file dapat ditempatkan secara otomatis pada suatu antrian tertentu dari sistem. Perintah pendukung pada tahap ini seperti Create Output Queue (CRTOUTQ) dan Start Remote Writer (STRRMTWTR). Perintah-perintah tersebut merupakan bahasa pemograman yang tidak dibahas dalam paper ini.

2)      Multiple Remote Writers Increase Throughput
Membantu para writers atau para penulis untuk mengirim kumpulan-kumpulan file secara bersamaan dari satu antrian dan didalam antrian itu memiliki beberapa file dari banyak para penulis.

3)      One-command Interface
Setelah lingkungan hardware dan software dibentuk, para penulis memulai semua aktivitas yang diperlukan untuk mengirim kumpulan file ke sistem remote. Setelah file sudah di entri kedalam sistem, maka dimulai pekerjaan secara otomatis oleh sistem tersebut dengan perintah STRRMTWTR untuk dilakukannya pengecekan pada file tersebut. Oleh karena itu, seorang penulis dapat melakukan pekerjaannya dimanapun dan kapanpun karena adanya sistem remote yang membantu seorang penulis mengirimkan file nya tanpa harus datang langsung ke kantor.

4)      Distributed Print Routing with Spooled File Attributes
Untuk mendistribusikan rute print dengan sekumpulan atribut file terdapat 3 bagian, yaitu :
§  User who created file
Atribut ini mengidentifikasi pengguna yang menciptakan kumpulan files.
§  System where file created
Atribut ini mengidentifikasi sistem di mana kumpulan files tersebut dibuat.
§  User print information
Atribut ini terdiri dari karakter yang diambil dari teks dari hasil penulisan yang ditetapkan.


Hasil teks dari kumpulan file yang dibuat dan sudah ditetapkan tidak dapat diubah isi dari teks tersebut.

5)      Send (SND) and Defer (DFR) Status
Status yang memungkinkan kita untuk memantau aktivitas hasil dari kumpulan files, terdapat 2 status yaitu :
§  Send / SND
Pengiriman kumpulan files ke sistem remote.

§  Defer / DFR
Penundaan kumpulan files yang telah dikirim ke sistem remote.


3.2 Tahapan Pengiriman Materi Pada Sistem Cetak Jarak Jauh

Dapat diketahui bahwa terdapat beberapa tahapan aliran file dalam proses pengiriman materi dengan cara sistem cetak jarak jauh secara umum, yaitu :
§  Bagian Pusat
Bertugas untuk melakukan pengiriman materi dalam bentuk file PDF (.pdf) yang berisi tentang artikel-artikel berita terkini dan file tersebut digunakan untuk melakukan percetakan surat kabar atau koran dan selain itu juga pusat percetakan juga melakukan proses produksi surat kabar untuk daerahnya.

§  Cloud / Satellite
Bertugas sebagai jaringan yang menghubungkan antara pusat percetakan dengan para cabang percetakan yang tersebar diberbagai daerah, seperti contoh pada kompas gramedia yang memiliki pusat percetakan di palmerah dan melakukan pengiriman materi ke medan,surabaya, bandung, bawean, dan lainnya, secara real-time.

§  Percetakan di Berbagai Daerah
Bertugas untuk menerima materi dalam bentuk file PDF (.pdf) yang dikirimkan dari pusat percetakan dan melakukan proses produksi surat kabar secara real-time dengan pusat percetakan sehingga para masyarakat dari berbagai daerah tetap dapat mengetahui informasi-informasi terkini.

3.3 Contoh Jenis-Jenis Surat Kabar dan Lokasi Percetakan pada Perusahaan Kompas Gramedia
Surat kabar adalah bentuk media paling umum, karena mampu melampirkan semua jenis pemberitaan dari dalam negeri hingga luar negeri demi kepentingan pembacanya hingga mitra-mitra lain yang membutuhkan. Bagian pada paper ini, kami menggunakan salah satu contoh perusahaan surat kabar yang ada, yakni Kompas Gramedia. Tidak mengherankan bila kebutuhan surat kabar yang diberikan Kompas Gramedia tidak hanya surat kabar harian yakni koran, tetapi ada juga surat kabar mingguan yakni tabloid, yang diyakini mampu meningkatkan informasi pada pembaca dan mitranya dengan isi berita lebih spesifik pada daerah surat kabar tersebut terbit. 
3.3.1 Jenis-Jenis Surat Kabar pada Kompas Gramedia
Beberapa jenis surat kabar atau koran pada kompas gramedia yang diterbitkan pada setiap hari, yaitu :
3.3.1.1 Surat Kabar Harian atau Koran
1)              Koran Kompas


Gambar 3.1 Koran Kompas
  
2)              Bangka Pos


Gambar 3.2 Bangka Pos
  
3)              Banjarmasin Pos


Gambar 3.3 Banjarmasin Pos

4)              Kontan


Gambar 3.4 Koran Kontan

5)              Tribun Jawa Barat


Gambar 3.5 Tribun Jabar

3.3.1.2 Surat Kabar Mingguan atau Tabloid
1)              Motor Plus


Gambar 3.6 Motor Plus

2)              Kontan


Gambar 3.7 Kontan

3)              Gaya Hidup Sehat


Gambar 3.8 Gaya Hidup Sehat

4)              Bola


Gambar 3.9 Bola

5)              OTOPlus


Gambar 3.10 OTOPlus

3.3.2 Lokasi Percetakan Kompas Gramedia
Beberapa lokasi percetakan pada kompas gramedia di Indonesia, untuk saat ini, yaitu :
1)      Palmerah Selatan, Jakarta Pusat pada tahun 1972, ini merupakan percetakan pertama yang didirikan oleh kompas gramedia dan menjadi pusat percetakan yang memberikan materi-materi kepada berbagai lokasi percetakan di Indonesia,
2)      Bawen, Jawa Tengah pada tahun 1997,
3)      Makassar, Sulawesi Selatan pada tahun 1997,
4)      Surabaya, Jawa Timur pada tahun 1999,
5)      Palembang, Sumatera Selatan pada tahun 2001,
6)      Banjarmasin, Kalimatan Selatan pada tahun 2002,
7)      Medan, Sumatera Utara pada tahun 2003,
8)      Bandung I, Jawa Barat pada tahun 2006,
9)      Bandung II, Jawa Barat pada tahun 2007,
10)  Bali pada tahun 2009,

3.4 Masalah pada Percetakan dan Solusinya
Beberapa masalah yang sering terjadi pada proses percetakan dan beberapa solusi yang dapat menanggulangi dampak dari masalah tersebut :

3.4.1 Masalah
1. Kesalahan pada plat untuk dilakukan percetakan, seperti tampilan layout tidak sesuai,
2. Kerusakan pada plat untuk dilakukan percetakan, seperti hasil pembuatan lubang pada plat yang tidak sesuai dengan menggunakan mesin punch dan lipatan plat yang tidak sesuai,
3. Kerusakan pada mesin percetakan bagian as copy patah karena beban kertas terlalu berat dan hentakan dari mesin yang terjadi karena kecepatan gerakan mesin percetakan tersebut.

3.4.2 Solusi
1. Melakukan pengecekan layout surat kabar sebelum dicetak kebentuk plat dan menentukan layout yang sesuai untuk konten dari surat kabar tersebut,
2. Melakukan proses pelipatan pada plat dan pembuatan lubang pada plat dengan hati-hati dan teliti,
3. Mengurangi daya beban kertas yang terlalu berat sehingga dapat meringankan kerja dari bagian as copy pada mesin percetakan, as copy seperti roda yang terus berputar,


Tidak ada komentar:

Posting Komentar