BAB 4
PENUTUP
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Penerapan green computing merupakan salah satu alternatif solusi dalam penghijauan lingkungan sekitar, untuk bumi tercinta ini. Praktek-praktek green computing tidak hanya mengurangi potensi emisi CO2 atau biasa kita sebut karbon dioksida, yang berdampak kepada kesehatan tetapi juga dapat mengurangi biaya listrik secara signifikan dari pemakaian komputer yang efisien.
Berkembangnya era komputer adalah bukti, bahwa masyarakat dunia semakin maju dan cerdas. Kemajuan dalam dunia teknologi seharusnya diikuti dengan peran kita dalam lingkungan. Karena di atas telah dikemukakan bahwa aktivitas manusia yang notabene sudah menggunakan teknologi, merupakan sumber terbesar dalam kerusakan lingkungan. Penggunaan green computing merupakan sebuah langkah strategi untuk mendorong kita menjadi pengguna dan pemilik teknologi energi yang maju, lebih bersih, efisien, dan menjamin ketersediaan energi di masa depan.
Green computing perlu ditingkatkan lagi optimalisasi pelaksanaannya di dalam kehidupan kita. Seperti adanya greencomputing pada hardware, software, juga pada laptop maupun PC, atau segala jenis teknologi yang ada. Green computing tidak hanya meliputi sebatas perorangan saja. Tapi juga adanya peran pemerintah, inisiatif industri dan peran manusia itu sendiri. Green computing sangat berpengaruh besar terhadap penurunan global warming.
4.2 Saran
Berikut beberapa saran umum agar green computing dapat semakin diterapkan:
· Adanya penyiapan regulasi khusus tentang green computinganatara kelembagaan pemerintah tentunya bersama masyarakat.
· Penerapan green computing dilakukan secara menyeluruh pada industri telekomunikasi ataupun teknologi, khususnya dan pada seluruh industri pada umumnya.
· Sikap kritis kita sebagai konsumen perlu dibangun dalam penerapan green computing agar konsumen menyadari bahwa sebuah produk green computing bisa dikatakan ramah lingkungan bila dihasilkan dari sebuah pabrik yang lokasinya juga ramah lingkungan. Jadi, sebuah produk tidak bisa diklaim sebagai produk yang ramah lingkungan bila produk itu dihasilkan dari sebuah pabrik yang sejak dari proses pendiriannya telah merusak keseimbangan alam
· Kertas cukup sekali digunakan saja (walaupun banyak gerakan mendesak pendaur ulangan kertas), dikarenakan penggundulan hutan juga karena kebutuhan kertas yang meningkat.
Dan berikut beberapa saran khusus, bagi penerapan green computing yang dimulai dari diri sendiri:
1. Untuk alam sekitar:
· Menggunakan komputer yang memenuhi syarat dariEnergy Star.
· Tidak meninggalkan komputer dalam keadaan menyala sepanjang malam hari.
· Mematikan layar, printer, dan perangkat lainnya ketika tidak digunakan.
· Menggunakan metode tanpa kertas untuk berkomunikasi seperti e-mail.
· Mendaur ulang kertas yang masih bisa digunakan.
2. Untuk Personal Computer
· Laptop hanya memerlukan 10% energi dari energi digunakan oleh komputer desktop. Layar datar hanya menggunakan 30% energi yang digunakan oleh layar tabung atau CRT.
· Komputer lambat bisa karena kotornya registry atau ada background services yang berjalan padahal sebenarnya tidak kita perlukan. Cek dan matikanservices yang sedang berjalan namun tidak dibutuhkan.
· Lebih baik mematikan monitor daripada menggunakanscreen saver.
· Menggunakan virtualisasi daripada pembelian perangkat keras baru (hemat 70% energi).
· Pilih perangkat berlogo energy star.
· Pemilihan metode power menentukan kehematan energi (Sleep– mengurangi 70% energi, standby– mengurangi 90% energi, Hibernate– mengurangi 98% energi).
· Lakukan recycle atau donasi ke pihak lain apabila sudah tidak digunakan.
3. Untuk Laptop:
· Menggunakan energy saving.
· Mengurangi penggunaan backlight.
· Mengatur layar dan hard disk sleep/off setelah beberapa menit tanpa penggunaan.
· Mematikan bluetooth dan wifi ketika tidak digunakan.
· Melepas kartu MMC, SD, USB Flash apabila tidak digunakan.
· Mengecilkan volume suara dan kontras layar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar