Minggu, 02 Maret 2014

BAB 2 - LANDASAN TEORI

BAB 2
LANDASAN TEORI


2.1 Pengertian Green Computing
Istilah Green Computing muncul dan merujuk ke konsumsi energi pada perangkat-perangkat teknologi. Berikut pengertian green computing lebih jelasnya menurut para ahli yang disadur dari beberapa buku mereka:
Menurut Leonhard & Murray (2009, p8), green computing adalah cara pemakaian sistem komputer secara efektif dan efisien, pemanfaatan konsumsi energi dan bertanggung jawab atas pembuangan komponen yang sudah tidak dibutuhkan. Lain halnya dengan Mathew (2008, p6) green computing adalah sebuah pembelajaran dan praktik dari penggunaan komputer secara efisien. Tujuan utama dari green computing ini adalah untuk mengurangi pemakaian material berbahaya, memaksimalkan efisiensi energi sepanjang umur produk, dan mengajukan produk yang dapat didaur ulang.
 Sementara menurut Chakraboty (2009, p33), mengatakan bahwa green computing adalah sebuah praktik menggunakan energi komputer secara efisien. Green computing adalah kebutuhan sepenuhnya untuk dapat melindungi lingkungan dan melakukan penghematan energi selama biaya operasional yang terus meningkat pada dunia kemptitif ini.
Menurut Philipson (2010, p4), green computing lebih dari sekedar mengurangi emisi karbon ataupun mengurangi konsumsi energi ICT perusahaan. Green computing adalah pusat teknologi keberlanjutan. Green computing menyediakan :
1.Alat pengukuran,
2.Tempat penyimpanan data,
3.Mekanisme pelaporan, dan
4.Teknik mitigasi yang memungkinkan keberlanjutan.
Lain halnya menurut Webber (2009, p1), green computing adalah pengurangan dampak lingkungan dari Departemen TI. Kuncinya adalah menemukan peralatan tepat yang mudah dioperasikan serta mudah diolah sewaktu tidak dapat digunakan lagi. Terdapat tiga karakteristik utama darigreen computing:
1.Peralatan TI harus efisien,
2.Kapasitas peralatan TI harus sesuai dengan tugasnya, dan
3.Biaya kepemilikan peralatan TI harus sudah termasuk biaya pengolahan ulang yang tepat.

Serta menurut Visser (2011, p9), green computing dapat dibedakan menjadi dua yaitu menghijaukan teknologi informasi itu sendiri atau menghijaukan dengan teknologi informasi. Dimana green data center merupakan bagian dari penghijauan TI itu sendiri.

Gambar 2.1: Taksonomi Green computing
Sumber: Visser (2011, p9)



Lain halnya menurut Tripathi (2012, p174), green computing merupakan studi dan realisasi dalam penggunaan sumber daya komputer secara efisien serta ramah lingkungan. Komputer tentu telah membuat sebagian besar hidup banyak orang dan secara tradisional sangat merusak lingkungan. Produsen komputer dan bagian-bagiannya telah mencari solusi green untuk membantu melindungi lingkungan dari komputer dan limbah elektronik dengan cara apapun. Enegry Star telah memulai ”Green Computing" yaitu gerakan dengan mempertahankan kontrol pada penggunaan bahan beracun, konservasi energi yang terbuang oleh komputer seperti mesin pada saat idle (durasi waktu di saat sebuah peranti dalam kondisi statis. Dengan kata lain piranti itu hidup atau aktif, tetapi tidak dapat dipakai untuk bekerja). Hal ini jelas merupakan upaya untuk menyebar kebutuhan dasar green computing untuk melindungi lingkungan.

Menurut Vithoba (2010, p52), green computing memiliki beberapa solusi di dalam pemakaiannya, antara lain:
ü  Energy Efficiency
Memaksimalkan pemakaian daya listrik sistem komputer serta mengurangi penggunaan sistem selama puncak periode waktu.

ü  Reducing Electronic Waste
Merupakan teknologi fisik pada komponen yang sangat beracun. Beberapa bisnis dan pemerintah kini telah memberlakukan untuk mendaur ulang komponen elektronik dan 9 produsen perangkat keras yang sudah tidak bisa digunakan lagi atau sudah tidak dipakai lagi.

ü  Employing thin clients
Sistem ini memanfaatkan hanya fungsi komputer dasar dan kadang-kadang diskless (workstation atau komputer pribadi tanpa disk drive, yang mempekerjakan boot jaringan untuk memuat sistem operasi dari server), serta memanfaatkan sistem remote untuk melakukan kegiatan pengolahan  utamanya. Sejak jaman kuno sistem ini sudah dapat digunakan untuk melakukan fungsi tertentu, sehingga elektronik limbah dapat berkurang. Kini perangkat baru untuk klien sudah tersedia dan dirancang dengan daya rendah konsumsi.

ü  Telecommuting
Menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk memungkinkan karyawan dalam melakukan pekerjaannya dari rumah untuk mengurangi emisi.

ü  Remote Administration
Memungkinkan administrator dalam kemampuan membuat akses jarak jauh, monitor dan sistem perbaikan signifikan untuk mengurangi kebutuhan dalam perjalanan fisik ke kantor yang lokasinya jauh dari lokasi pelanggan. Dengan telecommuting, maka dapat mengurangi perjalanan serta tidak perlu adanya emisi karbon.

ü  Green Power Generation
Banyak perusahaan memilih untuk menerapkan kebersihan, sumber energi terbarukan, seperti matahari dan angin, untuk sebagian atau seluruhnya dari kekuatan bisnis mereka.

ü  Green Computing Practices
Dengan adanya pelatihan pada green computing maka masyarakat dapat belajar bertanggung jawab terhadap lingkungan atau "green" komputer dengan cara menghemat energi di dalam komputer. Ini berkaitan dengan penggunaan kertas, toner cartridge, pembuangan peralatan komputer yang sudah tua dan melakukan keputusan tepat ketika mempertimbangkan untuk membeli seperangkat komputer baru.

ü  Reducing Paper Waste
Untuk membuat kantor tanpa kertas, maka penggunaannya harus dikurangi semaksimal mungkin. Komputer memiliki jauh dari penyebab yang meningkatkan produksi kertas dan sampah kertas lainnya, di bawah ini adalah beberapa saran untuk mengurangi limbah kertas:
1.Mencetak (print) sedikit mungkin atau bila sangat dibutuhkan.
2.Meninjau dan memodifikasi dokumen di layar untuk penggunaan printer.
3.Preview dokumen.
4.Minimalkan jumlah hard copy dan kertas draft yang dibuat.
5.Menyimpan informasi ke dalam disk, daripada mencetaknya (print).

ü  Recycle Waste Paper
Gunakan kertas daur ulang di printer dan mesin fotokopi. Simpan e-mail bila memungkinkan sehingga dapat menghindari pencetakan e-mail. Gunakan e-mail bukan faks atau mengirim faks secara langsung dari komputer untuk menghilangkan kebutuhan hard copy. Ketika harus menggunakan faks hard copy, maka dapat menghemat kertas dengan menggunakan "sticky" faks catatan alamat dan bukan sampul. Pada dokumen yang lebih besar, gunakan ukuran font yang lebih kecil (konsisten dengan pembacaan) untuk menghemat kertas. Jika printer dapat mencetak halaman uji setiap kali dihidupkan, maka fitur yang tidak perlu harus dinonaktifkan. Sebelum kertas print dibuang, sisihkan bagian yang kosong untuk digunakan sebagai kertas memo atau mencetak draft. Ketika dokumen dicetak atau disalin, gunakan dua kali lipat sisi pencetakan dan penyalinan. Jika memungkinkan, gunakan beberapa halaman per lembar pilihan pada printer. Ketika informasi umum jenis dokumen harus dibagi ke pegawai kantor, cobalah membuat salinan individu untuk setiap orang. Ini juga bisa dilakukan dengan mudah yaitu melalui e-mail.

ü  Reusing and recycling
Daripada membuang, sebaiknya dapat didaur ulang agar menghemat sumber daya dan mengurangi polusi dan limbah padat.

2.2 Manfaat Green Computing
Menurut Stollenmayer (2011, p8), manfaat green computing adalah sebagai berikut:
1.Pengurangan konsumsi energi,
2.Pengurangan penggunaan bahan baku,
3.Pengurangan penggunaan air,
4.Pengurangan jumlah sampah, dan peningkatan jumlah daur ulang, dan
5.Pengurangan polusi.
Sementara menurut Hanle (2009, p6), green computing mempunyai beberapa manfaat untuk stakeholder perusahaan.
Manfaat untuk lingkungan:
1.Mengurangi emisi karbondioksida,
2.Mengurangi konsumsi sumber daya, dan
3.Menaati peraturan (di masa depan).

Manfaat untuk perusahaan:
1.Hemat beban listrik,
2.Mengurangi beban operasi data center, dan
3.Membutuhkan lebih sedikit hardware.

2.3 Hardware (Perangkat Keras)
Menurut Reynold dan Stair (2008, p2), hardware terdiri dari setiap mesin (sebagian besar yang menggunakan sirkuit digital) yang membantu dalam pengolahan, input, penyimpanan dan output kegiatan dari Sistem Informasi (SI). Pertimbangan utama dalam membuat perangkat keras dalam sebuah bisnis adalah bagaimana perangkat keras dapat digunakan untuk mendukung tujuan sistem informasi dan tujuan organisasi. Investasi dalam perangkat keras komputer memungkinkan suatu organisasi untuk dapat meningkatkan produktivitas kerja, meningkatkan pendapatan, mengurangi biaya dan menyediakan layanan pelanggan agar lebih baik.
Lengkapnya lagi menurut Fatima (2005,p4), komponen perangkat keras terdiri dari beberapa jenis, yaitu:
1.Motherboard
Motherboard atau sering disebut mainboard merupakan perangkat komputer yang berfungsi sebagai tempat perangkat-perangkat antara lain: processor, memory, VGA card, Sound card dan LAN card. Setiap perangkat memiliki slot tersendiri yang memungkinkan perangkat tersebut melekat di motherboard. Di dalam motherboard terpasang berbagai jenis slot untuk menghubungkan dengan hardware atau komponen-komponen komputer seperti processor, RAM (Random Access Memory), kartu grafis, hard disk, Optical Drive, Keyboard, mouse dan lain-lain. Pada dasarnya motheboard adalah komponen komputer yang membuat segala komponen di komputer dapat bekerja bersama-sama.

2.Processor
Processor ini sering dianggap sebagai mesin komputer. Kemudian processor membaca perintah dari memori dan kemudian mengeksekusi mereka. Processor adalah salah satu bagian paling mahal dari komputer dan juga salah satu bagian yang terkecil. Pada setiap kebutuhan, processor melakukan tindakan sesuai untuk melakukan sebuah instruksi atau bagian lainnya. Alat ukurnya disebut CPI (Cycles Per Instruction), merupakan representasi dari rata-rata jumlah siklus clock yang diperlukan oleh microprocessor untuk mengeksekusi instruksi. Daya sebuah microprocess dapat dicirikan dari jumlah instruksi per-detik yang mampu dikerjakan. MIPS (millions of instructionsper second) adalah satuan yang digunakan sesuai dengan frekuensi processor dibagi dengan CPI.

3.Hard Disk Drive
Sebuah hard drive terbuat dari piring berputar terdiri dari aluminium atau keramik yang dilapisi dengan media magnetik. Cakram tersebut datang dalam berbagai ukuran. Hard drive dengan banyak kapasitas penyimpanan yang berbeda dapat diciptakan tergantung pada kerapatan, ukuran dan jumlah cakram. Ini juga disebut sebagai memori sekunder. Ada beberapa programdi sistem yang tidak dapat disimpan dalam RAM, sehingga membutuhkan memori sangat besar, yang dapat digunakan untuk menyimpan semua program dan data ketika sistem tidak digunakan disebut sebagai disk drive.

4.Primary Memory
Primary Memory sering disebut sebagai RAM (RandomAccess Memory). Dalam hal ini primary memory memegang semua program dan data processor menggunakan waktu tertentu, contohnya RAM volatile, apabila listrik padam, maka komputer akan padam, sehingga apa yang tersimpan di dalamnya akan terhapus, oleh karena itu perlu menyimpannya ke media permanen seperti hard drive bersifat volatile untuk menghindari kehilangan data saat listrik padam. Jenis lain dari sistem memori adalah ROM (Read only Memory) bersifat permanen karena isinya tidak akan terhapus bahkan ketika power dimatikan. Hal ini biasanya digunakan untuk memuat sistem operasi.
Primary memory terdiri atas 2 bagian:
·Random Access Memory (RAM)
Merupakan memori yang berfungsi untuk menyimpan sementara perintah dan data pada saat sebuah program dijalankan. Perintah dan data tersebut mencakup data yang akan dibaca dari hardisk, data-data yang dimasukkan melalui alat input komputer dan juga data-data hasil pemrosesan sebuah program.
·Read Only Memory (ROM)
Memori yang digunakan untuk menyimpan sebuah perintah dan data secara tetap. Sesuai dengan namanya, komputer hanya dapat membaca data dan perintah yang terdapat di ROM. komputer tidak dapat mengubah data dan perintah yang disimpan di ROM. perintah-perintah yang disimpan di ROM merupakan perintah-perintah yang tetap dibutuhkan oleh komputer. Misalnya saja perintah-perintah yang dijalankan saat komputer pertama kali dihidupkan. Perintah-perintah tersebut diiskan oleh pabrik komputer ada saat komputer tersebut dibuat.

5.      Keyboard
Keyboard adalah seperangkat tombol-tombol yang berfungsi sebagai media masukan bagi komputer. Hal ini digunakan untuk memasukan teks atau memasukkan perintah ke dalam PC. Masing-masing tombol keyboard mempunyai fungsi tertentu. Keyboard dengan desain baik adalah keyboard yang memungkinkan pengguna dapat bekerja dengan nyaman.

6.      Mouse
Adalah alat yang digunakan untuk memasukkan informasi ke dalam komputer. Merupakan sebuah pointer yang akan bergerak sesuai dengan gerakan bola kecil yang terdapat dimouse. Pengguna cukup mengklik untuk memasukkan informasi. Keuntungan utama dari mouse yaitu banyak operasi jauh lebih mudah dilakukan dengan mouse kemudian keyboard.

7.      Monitor
Monitor adalah alat keluaran yang memberikan tampilan visual pada pengguna komputer berupa layar resolusi tinggi khusus yang mirip dengan televisi. Pengguna dapat melihat apa saja yang sedang dilakukan oleh program di layar monitor. Tampilan layar sebenarnya terdiri dari merah, hijau dan biru titik-titik diterangi oleh berkas elektron dari belakang. Kartu video Chip DAC mengontrol pergerakan dari berkas elektron, kemudian mengontrol titik untuk menentukan gambar yang akan dilihat pada layar. Jenis monitor yang umum digunakan saat ini adalah jenis monitor flat. Secara umum, monitor layar datar atau monitor flat dapat dikenali secara langsung dengan tidak adanya tabung di belakang monitor. Tiap jenis monitor tersebut punya kelebihan dan kekurangan. Semakin bagus kualitas monitor (baik dari tipe flat atau CRT (Cathode RayTube) ) maka harganya akan semakin mahal. Semakin mahal harganya, tentu kualitasnya semakin bagus. Ada tiga jenis utama monitor:
- Cathode Ray Tube (CRT)
- LCD Flat Panel
- TFT - LCD 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar