BAB 4
PENUTUP
4.1
Kesimpulan
Semakin berkembangnya
teknologi informasi dalam berbagai bidang ini membuat kehidupan kita sangat
sekali bergantung pada teknologi informasi. Seperti halnya melakukan pengiriman
data yang dahulu masih menggunakan
surat atau pos, kini dengan adanya teknologi informasi seperti komputer, gadget, dan internet dapat membantu kita
untuk melakukan pengiriman data
secara online (e-mail) tanpa batasan waktu dan batasan tempat. Saat ini,
perkembangan bisnis pada suatu perusahaan asuransi properti terus berkembang
dengan pesat karena banyaknya nasabah atau klien yang menggunakan jasa asuransi
properti tersebut dan asuransi properti ini sangat berguna untuk para nasabah atau
klien untuk melindungi aset mereka dari berbagai macam masalah yang mungkin
datang. Tentu dengan banyaknya nasabah atau klien pasti bertambah pula data-data dalam perusahaan, seperti data nasabah atau klien asuransi, data
keuangan, data premi asuransi dan
sebagainya. Data yang berjumlah
banyak tersebut tentu membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar pula dan
membutuhkan suatu teknologi informasi yang mampu mengumpulkan informasi-informasi
penting dari berbagai data dan
dikumpulkan menjadi satu data yang
digunakan untuk analisis.
Teknologi informasi
yang dimaksud ialah Data Mining.
Dengan adanya data mining ini dapat membantu pihak
manajemen untuk mencari dan mengumpulkan informasi penting dari berbagai data yang ada untuk dilakukannya
analisis, seperti pihak manajemen mengambil informasi data nasabah atau klien asuransi (alamat, umur, pekerjaan, jenis
asuransi yang dipakai nasabah tersebut, tagihan premi nasabah tersebut dan
laporan-laporan kejadian yang sering terjadi seperti : kebakaran, banjir, dan
sebagainya). Dari informasi tersebut dapat menunjukkan hasil yang akan
digunakan pihak manajemen perusahaan untuk proses pengambilan keputusan dan
strategi apa yang akan digunakan untuk mempertahankan nasabah sekarang ini dan
target nasabah baru.
4.2 Saran
Berikut beberapa saran yang dapat diberikan adalah :
1.
Diperlukan perawatan dan pemeliharaan (maintenance) secara berkala pada teknologi
informasi terutama dalam lingkup data
warehouse, karena data warehouse
merupakan induk yang sebagai tempat penyimpanan data-data penting yang akan digunakan untuk dilakukannya proses data mining.
2.
Melakukan pengelompokan pada data sesuai dengan jenis data
tersebut, sehingga data menjadi lebih
rapi dan mudah dicari, misalkan data nasabah atau klien tersebar ketempat data karyawan, hal ini menyulitkan pihak
manajemen untuk mencari data
tersebut.
3.
Meningkatkan keamanan teknologi informasi dan
membatasi hak akses karyawan sesuai dengan pekerjaannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar